Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Jika seseorang bertanya kepada Anda, apakah al-Qur’an itu murni an sich wahyu yang sakral ataukah ia produk budaya? Mungkin Anda secara refleks dan agak dogmatis menjawab ia adalah wahyu yang sakral. Tapi jika ditanyakan lebih lanjut, bagaimana wahyu Tuhan yang sakral bisa termanifestasikan dalam bahasa Arab, menyinggung peristiwa tertentu yang tak jarang kasuistik, bahkan banyak menceritakan kisah umat yang terdahulu? ...

Setelah dijelaskan di tulisan yang sebelumnya tentang beberapa karakteristik yang mewarnai berbagai penafsiran pada masa kontemporer yang berciri khas ilmiah sekaligus non-sektarian, kemudian memperbaharui tujuan dan mengoptimalkan fungsi al-Qur’an dengan fungsi yang sebenarnya. Ternyata ada ciri khas yang lebih menarik lagi dalam paradigma tafsir kontemporer. Bernuansa Hermeneutis Jika pada era klasik, di mana penafsirannya lebih menekankan pada praktik eksegetik yang ...

Masalah Ekosistem Di zaman yang sangat maju ini yang ditandai dengan semakin canggihnya teknologi dan komunikasi yang semakin mudah, ada sebuah konsekuensi yang harus dibayar yaitu masalah pada ekosistem. Tak jarang alat-alat canggih dan kendaraan menimbulkan polusi. Dengan  itu kemudian meningkatlah kerusakan ekosistem di bumi. Beberapa negara industri memberi bantuan dana untuk restorasi hutan pada Indonesia. Norwegia misalnya, pada tahun ...

Bagi pengkaji al-Qur’an, tentu tidak asing terkait istilah semantik.  Kajian ini banyak dikaji kalangan cendekiawan, salahsatunya Toshihiko Izutsu. Izutsu memulai analisa data yang bersumber dari kitab suci, al-Qur’an. Titik keistimewaan pendekatannya terletak munculnya pendekatan baru, yakni pengungkapan khazanah Arab klasik bahkan mulai masa pra-Islam atau yang disebut dengan pra-Qur’anik hingga pasca-Qur’anik. Semantik Ala Izutsu Izutsu berusaha menelisik bagaimana kata yang ...

Pada zaman modern ini banyak sekali orang orang yang sudah lalai terhadap al-Qur’an. Mereka lebih mementingkan membaca berita di medsos ketimbang membaca al-Qur’an, padahal membaca al-Qur’an merupakan ibadah yang sangat penting dan memiliki pahala yang banyak jika kita membaca dan mengamalkannya. Apalagi banyak pemuda pemuda yang bahkan tidak bisa membaca al-Qur’an, ini sangat disayangkan sekali jika banyak pemuda yang tidak ...

Dalam perspektif kebahasaan, tauhid hakimiyah diambil dari dua kata; “tauhid” dan “hakimiyyah”. Secara bahasa, tauhid berarti meyakini sesuatu yang bersifat tunggal (al-hukm bi anna al sya’i wahid). Dalam penggunaan yang cukup populer di kalangan teolog, tauhid berarti meyakini sifat ketuhanan, mengekaui ke-esa-anNya dan menafikan ada yang bersaing dan sejajar dengan Allah. Sedangkan tauhid hakimiyyah merupakan konsentrasi khusus dari tiga konsepsi ...

Kita seorang muslim pasti tidak asing dengan kata rahmah dalam kehidupan kita. Misalnya ketika orang yang sedang berpidato, mungkin mereka sering mengucapkan “atas rahmah Allah SWT. kita diberikan kesehatan sehingga bisa berkumpul di tempat ini dengan keadaan sehat wal ‘afiyat,” dan bla bla bla seterusnya. Kata rahmah ini pastinya sudah sering kita dengar di berbagai forum acara tentunya. Di sini ...

Mungkin banyak dari kita yang belum mendengar konsep “tauhid hakimiyah”. Biasanya yang sering kita dengar dalam pelajaran akidah semasa di tingkat tsanawiyah maupun aliyah, tauhid itu memiliki pengertian yang spesifik. Tauhid berarti meyakini tiga konsepsi pokok dalam Islam; rububiyyah, uluhiyyah dan asma’ wa sifat. Rububiyyah berarti meyakini bahwa hanya Allah pencipta dan pengatur semesta. Uluhiyyah berarti kita harus meyakini bahwa ...

Bani Isra’il secara harfiah adalah anak keturunan Isra’il, yakni Nabi Yaqub as. Pada era sekarang Israil merupakan sebuah negara republik di tepi Laut Tengah. Hampir seluruh penduduknya adalah warga Yahudi. Orang-orang Arab Palestina dan negara-negara Arab menentang negara Yahudi dan menuntut kemerdekaan untuk seluruh Palestina dengan orang-orang Yahudi sebagai minoritas yang dilindungi. Pada tahun 1947 PBB membagi wilayah Palestina menjadi ...

Seiring berkembangnya arus pemikiran intelektual muslim, perkembangan tafsir kontemporer tidak dapat begitu saja dilepaskan dengan perkembangannya dewasa ini. Minimal gagasan-gagasan yang awal mula berkembang pada dewasa ini sudah bermula pada zaman Muhammad Abduh dan muridnya Rasyid Ridha. Mereka begitu kritis memandang produk-produk penafsiran al-Qur’an yang ada. Paradigma tafsir kontemporer dinilai oleh banyak kalangan akan memberikan “angin segar” bagi perkembangan tafsir. ...