Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Manusia sebagai makhluk yang diciptakan Allah, sejatinya dilahirkan ke dunia pada awalnya dalam keadaan tidak mengetahui apapun (Q.S an-Nahl: 78).  Dalam keadaan tidak tentu arah tersebut, manusia sebagai subjek di dunia ini diberi oleh Allah potensi supaya manusia dapat memperjelas eksistensinya.  Maka agar menjadi ada eksistensinya di dunia, manusia perlu terlibat dalam aktifitas sehari-harinya agar keberadaannya bisa diakui. Namun, untuk ...