Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Susunan peruntutan Al-Qur`an, seperti sekarang ini, sejatinya, sudah ada sejak zaman Rasulullah Saw. Hanya saja, pada periode masa itu, bentuk Al-Qur`an belum seperti yang sekarang dari segi himpunan tulisan ayat Al-Qur`an yang memiliki dua sampul sebagai kulit. Orang-orang menyebutnya dengan istilah mushaf. Oleh karena adanya perbedaan rupa pada masa sekarang dan dahulu, di sini saya akan sedikit mengulas awal mula ...

Di dalam kamus Bahasa Indonesia, kata terjemah dan menterjemah memiliki beberapa padanan kata. Yaitu, mengalihbahasakan, mengartikan, mengalihsuarakan, menafsirkan, menginterpretasikan, dan memarafrasakan. Akan tetapi, padanan kata tersebut tidak selalu bisa saling menggantikan. Hal ini sebagaimana pendapat Rahyono dalam bukunya yang berjudul Studi Makna, tidak ada dua kata yang makna mutlaknya sama. Kata terjemah, di dalam bahasa Arab, adalah derivasi kata tarjama, ...

Salah satu ulama yang berjasa mendedikasikan waktunya untuk menghidupkan kembali kajian Ilmu Al-Qur’an adalah Imam Al-Suyuti. Melalui karyanya yang berjudul Al-Itqan Fi ‘Ulum Al-Qur’an, beliau telah berhasil memantik generasi umat islam setelahnya untuk menekuni bidang kajian Al-Qur’an dan berhasil menyajikan gambaran umum tentang objek-objek kajian Ulum Al-Qur’an. Bagi sebagian orang, memahami makna Al-Qur’an adalah perkara yang pelik. Bahkan, para akademisi ...

Konsep ru’yatullah, melihat Allah Swt.  di akhirat, merupakan salah satu hal yang bersifat eskatologis. Di dalam Islam, konsep tersebut adalah hasil penafsiran para ulama’ terkait ayat Al-Qur’an, surah Al-Qiyamah ayat 22–23. Di antara para ulama yang menafsirkan dengan yang demikian itu adalah Al-Hasan dan ‘Ikrimah. Hal ini sebagaimana keterangan Al-Tabari, riwayat dari Muhammad bin Isma’il Al-Bukhari dan Muhammad bin Ali ...