Syahîd yang sesungguhnya adalah laku, bukan kata. Tapi kini semata-mata adalah kata. Ketika dia berubah menjadi kata, maka maknanya diperebutkan, dipertikaikan, bahkan dipolitisir. Saat dia menjadi laku, maka tidak ada perebutan. Saat dia laku, maka syahîd adalah kesenyapan karena diperhadapkan kepada Yang Maha Tahu terhadap segala kepura-puraan dan segala kata yang menutupi laku. Tidak perlu ada perebutan makna untuk syahîd ...


























Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.