Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Nashr Hamid Abu Zaid (w. 2010) merupakan cendekiawan Muslim asal Mesir yang mengkaji Al-Qur`an dengan konsen terhadap isu humanitas dan budaya Arab. Khususnya melalui karya magnum opus­nya Mafhum al-Nashsh: Dirasah fi al-‘Ulum al-Qur`an (Konsep Teks: Studi tentang Ilmu-Ilmu Al-Qur’an). Sejak awal beliau sudah akrab dengan hermeneutika Barat. Ia menulis sebuah artikel “Al-Hirminiyuthiqa wa Mu’dhilat Tafsir al-Nashsh” (Hermeneutika dan Problem Penafsiran ...

Dalam kajian Ulumul Qur’an secara garis besar ada dua karakteristik ayat-ayat Al-Qur’an, yaitu muhkam (jelas) dan mutasyabih (samar). Menurut Yunahar Ilyas dalam bukunya Kuliah Ulumul Qur’an menjelaskan definisi yaitu: Ayat-ayat muhkam ialah ayat-ayat yang terang dan tegas maksudnya, dapat dipahami dengan mudah. Sedangkan, ayat-ayat mutasyabih adalah ayat-ayat yang mengandung beberapa pengertian dan tidak dapat ditentukan arti mana yang dimaksud kecuali ...

Hermeneutika sebagai kajian bahasa dan pemahaman (meaning), memberikan ruang baru untuk menginterpretasi Al-Qur’an agar menyesuaikan konteks kehidupan kekinian. Maka, hermeneutika sebagai salah satu perangkat dalam memahami makna literal dan signifikasi kandungan Al-Qur’an.[1]  Dalam hal ini, kita akan mengkaji pemikiran Nasr Hamid Abu Zaid yang memiliki ciri khusus dalam merumuskan aplikasi hermeneutika dalam memaknai kandungan ayat Al-Qur’an. Dalam memahami makna dan ...