Beberapa pekan yang lalu, Azyumardi Azra, dalam seminar yang diinisiasi oleh AIPI (Akademi Pengetahuan Indonesia) menyampaikan beberapa faktor yang menjadi akar radikalisme. Di antaranya adalah pemahaman literal atau anti-intelektualisme, anti-teologi interpretatif dan sepotong-sepotong dalam memahami kitab suci. Pemahaman ini berbending terbalik dengan konsep wasatiyyah. Pemahaman tersebut tentu tidak bisa kita anggap sebelah mata. Sebab, ia bisa menjadi salah satu penyebab ...



























Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.