Nabi Muhammad saw merupakan makhluk Allah yang paling mulia kepribadiannya. Hati dan pekertinya yang mulia tidak jarang membuat seseorang tergugah akan nilai Islam sesungguhnya. Sebegitu mulianya sehingga tidak ada seorang pun yang dapat menggambarkan secara sempurna kemuliaan pekertinya kecuali Allah Swt. Salah satu ringkasan penggambaran pekerti nabi terdapat dalam QS. al-Qalam (68:4) “sesungguhnya engkau benar-benar memiliki akhlaq yang luhur.” Akhlak ...
Nabi Ibrahim adalah sosok teladan tentang bagaimana seharusnya menghamba dan mencintai Allah. Tidak hanya menjalankan apa yang diperintahkan. Namun beliau juga lulus menjalankan ujian dari Allah bahkan mendapat predikat mumtaz (nilai sempurna). Sebab itu beliau mendapatkan gelar khalil ar-rahman. Setelah artikel sebelumnya yang menggambarkan gagalnya Bani Israil dalam ‘case test’ yang diberikan Allah, pada tulisan ini akan mengisahkan teladan keberhasilan ...
Inamulah Khan Sekretaris Jenderal Kongres Muslim Dunia tahun 1978 pernah mengatakan bahwa para pemuda merupakan harapan suatu bangsa untuk mengendalikan masa depan. Hal ini selaras dengan ungkapan Ibnu Khaldun dalam bukunya Muqaddimah. Bahwa kemajuan sebuah bangsa tergantung dengan maju mundurnya para pemuda bangsanya sendiri. Namun, jika dilihat di kehidupan zaman sekarang, sebagian penduduk bangsa ini masih terkerangkeng dalam kemiskinan yang ...
Sering kali kita mendengar “berpikirlah dengan bijak”. Kalimat ini biasanya dihubungkan dengan proses berpikir yang mempertimbangkan kebaikan ketika menyelesaikan permasalahan. Dua orang yang berseteru, lalu ada orang yang melerai, maka pelerai akan terkesan baik bila ia mampu menyelesaikan dengan bijak. Terkait dengan hal ini, kebijaksanaan tak terpisahkan dari hal ini, yang dalam bahasa lain sering disebut dengan wisdom (bahasa Inggris) ...
Surah Ali Imran dalam Al-Qur’an merupakan sumber kebijakan bagi umat Islam; menyajikan petunjuk hidup yang mencakup berbagai aspek kehidupan, termasuk juga konsep gender. Pada ayat 36 dalam surah Ali Imran secara khusus memberikan pemahaman mendalam tentang penciptaan manusia dan peran gender masing-masing individu. Sebagaimana refleksi ayat. فَلَمَّا وَضَعَتۡهَا قَالَتۡ رَبِّ إِنِّی وَضَعۡتُهَاۤ أُنثَىٰ وَٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا وَضَعَتۡ وَلَیۡسَ ٱلذَّكَرُ كَٱلۡأُنثَىٰۖ ...
Aktivitas industri di berbagai bidang kehidupan yang menjanjikan kesejahteraan masyarakat ternyata mengkibatkan fenomena krisis ekologi secara global. Orientasi keuntungan bisnis dan ekonomi yang dilakukan oleh kalangan penguasa modal menunjukkan berbagai motif dan strategi bisnis berdasarkan kekuatan kapital yang cenderung melakukan eksploitasi terhadap sumber daya alam. Perilaku eksploitatif terhadap kekayaan alam yang berdampak pada krisis ekologi mendapat perhatian dari berbagai pihak ...
Surah an-Najm [53]: 1 dimulai dengan sumpah Tuhan: wa an-najm idha hawa? Apakah ada makna yang inheren dalam teks Qur’an ini? Tidak! Itulah jawaban yang jelas. Tidak ada makna yang inheren di dalam teks Quran. Lokus makna berada di luar teks. la merupakan produk pemikiran dari dan tersimpan dalam komunitas penafsir wahyu (ahl al-ta’wil; ahl al-tafsir). Melihat kutub al-fafsir sebagai ...
Gaya merupakan salah satu dari materi dasar ilmu fisika. Dalam ilmu fisika adalah sebuah besaran yang memiliki besar dan arah tertentu, diartikan sebagai sebuah interaksi yang bila bekerja sendiri akan menyebabkan perubahan gerak benda. Gaya dapat mempengaruhi perubahan gerak, posisi, atau perubahan bentuk benda. Seperti gaya aerodinamika. Dunia penerbangan tidak lepas dari konsep gaya aerodinamika, salah satu contohnya adalah burung ...
Allah telah memberitahukan kepada para Malaikat melalui firman-Nya tentang penciptaan manusia ; “ Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang Khalifah di muka bumi” (Q. S Al-Baqarah ayat 30). Ibnu Katsir dalam Qisas al Anbiya berkata bahwa menurut ayat tersebut; Allah memberitahukan bahwa Dia akan menciptakan Adam dan keturunannya yang sebagiannya akan menguasai sebagian yang lain (menjadi Khalifah). Karena itu para Malaikat ...
Tradisi yang lazim dalam penulisan tafsir adalah dengan menulisnya dari juz pertama, kemudian juz kedua dan seterusnya hingga juz ketiga puluh. Namun, terdapat satu mufasir Indonesia yang justru memulainya dari juz paling belakang, yakni Yunan Yusuf. Saat ditanya tentang alasannya, mufasir kelahiran Tapanuli Tengah itu menjawab kalau ia pernah ‘mengeluh’ tentang ayat-ayat di juz pertama yang bentuknya panjang-panjang pada Quraish ...




































Kanal Tafsir Mencerahkan
Sebuah media Islam yang mempromosikan tafsir yang progresif dan kontekstual. Hadir sebagai respon atas maraknya tafsir-tafsir keagamaan yang kaku dan konservatif.