Tajdeed.id Kanal Tafsir Berkemajuan

Kemajuan demi kemajuan pengkajian al-Quran terus berkembang sampai hari ini. Ulama yang menyusun Tafsir al-Quran dengan bahasa lokal di Indonesia pada abad ke 20 pun mengalami kemajuan. Muncul beberapa literatur berbahasa Melayu yang mencoba memberikan kemudahan masyarakat dalam berinteraksi dengan al-Qur’an. Muncul nama-nama seperti Mahmud Yunus, Hassan Bandung, Zainuddin Hamidy dan H. Fachruddin HS serta mufasir lainnya Prinsipnya, dorongan menulis ...

Biografi Intelektual M. Quraish Shihab dilahirkan pada 16 Februari 1944, di Kabupaten Dendeng Rampang, Sulawesi Selatan. Nama Shihab merupakan nama yang digunakan dalam keluarga besarnya. Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang taat beragama. Sejak umur sembilan tahun, ia sudah terbiasa mengikuti ayahnya mengajar. Ayahnya merupakan sosok yang banyak membentuk kepribadian Quraish Shihab. Sejak umur 6-7 tahun, ia juga sudah memfokuskan ...

Begitu banyak buku tafsir yang dapat kita jumpai sekarang ini namun tafsir yang bernuansa Indonesia dan ditulis oleh para ulama Indonesia masih terbilang sedikit. Dalam deret yang tak terlalu panjang, ada di antaranya yakni Tafsir Al-Azhar. Tafsir yang ditulis oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah, lengkap 30 juz. Buya HAMKA, begitulah orang mengenalnya. Tulisannya selalu menggetarkan jiwa dengan menggunakan kata-kata ...

Dalam dunia Islam, nama Imam Al-Ghazali (Abu Hamid al-Gazali) dikenal secara luas sebagai salah satu ulama terbesar sepanjang sejarah peradaban Islam. Ia merupakan seorang intelektual, seorang maestro tassawuf, dan dikenal sebagai hujjatul Islam. Ia dilahirkan di Tus Khurasan pada 405 H/1058 M. Di balik nama besar Imam Al-Ghazali, salah satu hal yang menarik untuk ditelusuri, yakni semangatnya dalam mencari kebenaran ...

Sebelum mengikuti seleksi masuk UIN Jakarta, papa saya sempat memberi tahu saya kalau di sana ada seorang guru besar yang juga berasal dari Sulawesi Tengah. Saya disarankan untuk ketemu dan silaturahmi dengan beliau, sekaligus menyampaikan keinginan saya untuk masuk ke UIN Jakarta. Namun hingga saat ini, permintaan tersebut belum juga terwujud karena satu dan lain hal. Sewaktu di rumah, papa ...

Nama lengkapnya ialah Muhammad Syuhudi Ismail. Namun, dikalangan pengkaji hadis di Indonesia lebih akrab dengan sapaan Syuhudi Ismail. Ia lahir di Lumajang, Jawa Timur pada tanggal 23 April 1943. Lahir dari keluarga saudagar yang taat beragama, sehingga kelak sedikit banyak mempengaruhi kehidupan spiritual Syuhudi Ismail. Walaupun berasal dari wilayah pelosok Jawa Timur (Lumajang), tidak menghalangi semangatnya dalam mencari ilmu. Syuhudi ...

Tatkala Abu Hurairah ra. menjadi sahabat Rasulullah saw, ia mendapatkan keutamaan yang terus bertambah. Abu Hurairah mendapat pahala sebagai sahabat Rasulullah dan secara otomatis menempel dalam dirinya sifat ‘adalah (adil), sebagaimana yang telah ditetapkan Allah dalam al-Quran dan dalam hadis-hadis Rasulullah yang mulia. Ketika kita menolak, itu sama saja telah menolak al-Quran dan hadis yang shahih serta ijma’ salaf al-shalih. ...

Hadis merupakan sumber hukum dalam Islam yang di dalamnya terdapat 2 komponen penting yang meski diketahui. Ada sanad dan matn. Tatkala sedang membaca hadis, tak jarang kita menemukan nama Abu Hurairah pada penggalan sanad hadis yang disandingkan dengan Rasulullah. Karena tidak dapat dipungkiri, panjangnya rangkaian sanad pada satu hadis membuat para penulis buku atau artikel yang di dalamnya terdapat hadis ...

Awal abad ke-17 M, Indonesia memiliki sejarah penting dalam kajian hadis. Pasalnya, pada saat itu terjadi perkembangan yang luar biasa dalam kajian hadis di Indonesia. Hal ini dapat kita lihat dari adanya kitab hadis karya Nur al-Din al-Raniri dengan judul Hidayat al-Habib fi al-Targhib wa al-Tarhib. Ada juga ‘Abdul Rau’uf al-Sinkili, al-Tarmasi, al-Fansuri, dan Nawawi al-Bantani.  Mereka semua merupakan ulama ...

Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Begitulah kemudian nama tersebut lebih dikenal sebagai HAMKA. Lahir di Sungai Batang, Sumatera Barat pada 17 Februari 1908. Ia adalah seorang ulama, sastrawan, wartawan, budayawan, politisi, pengajar, dan juga seorang mufassir yang berhasil menerangkan makna al-Qur’an dengan “Tafsir Al-Azhar”-nya. Namun, tak hanya “Al-Azhar” itu yang terkenang dalam kisah panjang hidup HAMKA, setidaknya ada dua lagi ...